tentang Kuflet Bangko
PROFIL KUFLET BANGKO
Kata Pengantar ala Bahasa Kuflet
Kuflet Bangko bukan sekadar ruang kumpul mahasiswa atau seniman, melainkan sebuah panggung sunyi di mana kata-kata bertransformasi menjadi nyala api, dan tubuh menjadi medium kritik sosial.
Di sini, puisi bukan hiasan, melainkan senjata; teater bukan tontonan, melainkan cermin bagi wajah masyarakat.
Kami percaya, di balik sejarah yang sering ditulis penguasa, ada suara lain—suara rakyat, suara cinta, suara luka—yang hanya bisa disuarakan lewat puisi dan panggung teater.
Latar Belakang
Kuflet Bangko tumbuh dari denyut nadi mahasiswa Universitas Merangin, dipimpin oleh Wiko Antoni, seorang penyair Jangkat Timur yang menjadikan AI music dan puisi sinematik sebagai jembatan antara tradisi dan teknologi.
Sebagai pembina, hadir Dr. Sulaiman Juned, seorang sastrawan dan akademisi yang telah lama merawat dunia teater dan sastra di Sumatra. Dari tangannya, lahir pemahaman bahwa sastra adalah ruang dialog antara manusia dengan sejarah, antara realitas dengan absurditas, antara kebenaran dengan kepalsuan.
Bahasa Sulaiman Juned
“Puisi adalah doa yang tak selesai.
Teater adalah cermin yang retak,
namun dari retak itu kita melihat wajah kita sendiri.”
Kata-kata Sulaiman Juned ini menjadi napas bagi Kuflet Bangko. Dalam setiap pementasan, selalu ada lapisan simbol: politik yang disamarkan cinta, luka yang disamarkan tawa, kritik yang disamarkan absurditas.
Visi Kuflet Bangko
Menjadi ruang kreatif di mana tradisi Melayu berjumpa dengan teknologi global.
Menjadikan puisi dan teater sebagai jalan kritik sekaligus jalan ziarah jiwa.
Menghidupkan “bahasa tubuh” dan “bahasa kata” sebagai bahasa perlawanan terhadap kemunafikan sosial.
Program Utama
Teater Satir & Puisi Teaterikal → menghadirkan lakon-lakon penuh absurditas ala Chekhov dengan cita rasa Melayu.
Puisi Sufistik & Psikologi → ruang tafsir yang mempertemukan Rumi dengan Freud, Al-Hallaj dengan Jung.
Eksperimen AI Poetry → karya yang menggabungkan musik digital, grafik sinematik, dan suara penyair.
Dialog & Diskusi → membongkar sejarah Melayu, Hang Tuah, hingga politik budaya masa kini.
Roh Kuflet Bangko
Kuflet Bangko adalah laboratorium absurd di Jambi: tempat mahasiswa belajar, penyair bersuara, tokoh masyarakat berefleksi, dan teknologi dipeluk tanpa kehilangan akar budaya.
Ia lahir dari tanah Melayu, tapi bermimpi menembus cakrawala dunia.
Komentar
Posting Komentar