WULANDARI- ANALISIS ESTETIKA DAN MAKNA DALAM KARYA SASTRA “GADIS DI GERIMIS”
"Penulis adalah kritikus sastra mahasiswa Universitas Merangin" Pendahuluan Puisi “Gadis di Gerimis” merupakan karya sastra yang menggambarkan hubungan erat antara suasana alam dan kondisi batin manusia. Gerimis sebagai latar utama menghadirkan nuansa yang tenang, sendu, dan penuh perenungan. Dalam karya sastra, hujan—terutama gerimis—sering digunakan sebagai simbol perasaan yang lembut namun mendalam, seperti kesedihan, kerinduan, dan kesepian. Puisi ini menampilkan sosok seorang gadis sebagai tokoh utama yang berada dalam situasi emosional tertentu. Kehadiran gerimis tidak hanya memperindah latar, tetapi juga memperkuat suasana batin yang dialami tokoh. Dengan penggunaan bahasa yang puitis dan penuh makna, puisi ini mampu menggugah imajinasi serta perasaan pembaca. Melalui puisi ini, pembaca diajak untuk tidak hanya memahami makna secara tersurat, tetapi juga menafsirkan makna tersirat yang tersembunyi di balik setiap kata dan suasana yang digambarkan. ISI Dalam puisi “Gad...